Rabu, 30 April 2014

Bakti seorang anak kepada orang tua yang sudah menjadi babi

Salah satu keutamaan Nabi Musa alaihisalam berbicara langsung kehadirat Allah S.W.T Setiap kali beliau hendak
bermunajat, Nabi Musa akan naik ke Bukit Tursina.
Di atas bukit itulah dia akan berbicara dengan Allah.
Nabi Musa sering bertanya dan Allah swt menjawab pada waktu itu juga.
Inilah kelebihannya yang tidak ada pada nabi-nabi lain.
Suatu hari Nabi Musa telah bertanya kepada Allah. "Ya
Allah, siapakah orang di syurga nanti yang akan berteman dengan aku?" Allah pun
menjawab dengan mengatakan nama orang itu, kampung serta tempat tinggalnya.
Setelah mendapat jawaban, Nabi Musa segera turun dari Bukit Tursina dan terus berjalan mengikut tempat
yang diberitahu.
Setelah beberapa hari di dalam perjalanan akhirnya sampai juga Nabi Musa ke tempat tersebut.
Dengan pertolongan beberapa orang penduduk di
situ, beliau berhasil bertemu dengan orang tersebut. Setelah memberi salam beliau dipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu.
Tuan rumah itu tidak menemui Nabi Musa, tapi
ia masuk ke dalam bilik/kamar dan melakukan sesuatu di dalamnya.
Tak lama kemudian dia keluar dari bilik/kamar
sambil membawa seekor babi betina yang besar.
Babi itu dibimbingnya dengan cermat.
Nabi Musa pun terkejut seketika beliau melihatnya.
"Ada apa ini?, kata Nabi Musa berbisik dalam hatinya penuh keheranan.
Babi itu dibersihkan dan dimandikan dengan baik
Setelah itu babi itu dilap sampai kering serta dipeluk
cium kemudian dihantarkan kembali ke dalam bilik/kamar.
Tidak lama kemudian dia keluar sekali lagi dengan membawa pula seekor babi jantan yang lebih besar.
Babi itu juga dimandikan dan dibersihkan.
Kemudian dilap hingga kering dan dipeluk serta
cium dengan penuh kasih sayang.
Babi itu kemudiannya dihantar lagi ke biliknya.
Selesai semuanya barulah dia menemui Nabi Musa. "Wahai saudara! Apa agama kamu?"
Nabi Musa bertanya. "Aku agama Tauhid", jawab pemuda
itu yaitu agama Islam. "Lalu, mengapa kamu memelihara
babi? Kita tidak boleh berbuat begitu." Kata Nabi Musa.
"Wahai tuan hamba", kata pemuda itu. "Sebenarnya
kedua babi itu adalah ibu bapa kandungku.Oleh karena
mereka telah melakukan dosa yang besar, Allah telah
menukarkan rupa mereka menjadi babi yang bodoh
rupanya. Soal dosa mereka dengan Allah itu soal lain. Itu
urusannya dengan Allah.
Aku sebagai anaknya tetap melaksanakan kewajibanku
sebagai anak.
Hari-hari aku berbakti kepada kedua ibu bapaku seperti mana yang tuan hamba lihat tadi,
Walaupun rupa mereka sudah menjadi babi,aku tetap melaksanakan tugasku.", sambungnya."Setiap
hari aku berdoa kepada Allah
agar mereka diampunkan. Aku memohon supaya Allah
menukarkan wajah mereka menjadi manusia seperti sedia kala,
tetapi Allah masih belum memakbulkanya.",tambah pemuda itu lagi.
Maka ketika itu juga Allah menurunkan wahyu kepada
Nabi Musa a.s. 'Wahai Musa, inilah orang yang akan berteman dengan kamu di Syurga nanti,
hasil baktinya yang sangat tinggi kepada kedua ibu
bapaknya.
Ibu bapaknya yang sudah buruk dengan rupa babi
pun dia masih tetap berbakti dengan tulus.
Oleh karena itu kami naikkan maqamnya
sebagai anak soleh disisi
Kami."Allah juga berfirman lagi yang bermaksud : "Oleh karena dia telah berada di maqam
anak yang soleh disisi Kami,
maka Kami angkat doanya.
Tempat kedua ibu bapaknya yang Kami sediakan didalam
neraka telah Kami pindahkan ke dalam syurga."Itulah berkah anak yang soleh.
Doa anak yang soleh dapat menebus dosa ibu bapa yang
akan masuk ke dalam neraka pindah ke syurga. Ini juga
hendaklah dengan syarat dia berbakti kepada ibu bapaknya.
Walaupun hingga ke peringkat
rupa ayah dan ibunya seperti
babi.
Mudah-mudahan ibu bapa kita mendapat tempat yang baik di akhirat kelak.Walau bagaimana
buruk sekali pun perangai kedua ibu bapak kita itu bukan
urusan kita, urusan kita ialah menjaga mereka dengan penuh kasih sayang sebagaimana mereka menjaga kita sewaktu kecil hingga dewasa.
Walaupun banyak sekali dosa yang mereka
lakukan, itu bukan urusan kita,
urusan kita ialah meminta
ampun kepada Allah S.W.T
supaya kedua ibu bapak kita
diampuni Allah S.W.T.Doa anak
yang soleh akan membantu
kedua ibu bapaknya mendapat
tempat yang baik diakhirat,
inilah yang dinanti-nantikan
oleh para ibu bapak di alam
kubur.Arti sayang seorang anak
kepada ibu dan bapanya bukan
melalui perantara uang saja,
tetapi sayang seorang anak
pada kedua ibu bapaknya ialah
dengan doanya supaya kedua
ibu bapaknya mendapat
tempat yang terbaik di sisi
Allah.
Demikianlah yang patut kita renungkan bersama bagaimanakah bakti kita kepada orang tua?

Tweet saya @jalut_sugra

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda,Kritik Dan Saranya Sangat Ber Arti

Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. MAHKOTA CAHAYA - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Blog Bamz