Selasa, 20 Maret 2012

Biografi KH Zainuddin MZ

By Unknown | At 08.18.00 | Label : , | 0 Comments

Mahkota Cahaya : Biografi KH Zainudin MZ


KH Zainuddin MZ lahir di Jakarta, 2 Maret 1951 – meninggal di Jakarta, 5 Juli 2011 pada umur 60 tahun adalah seorang pemuka agama Islam di Indonesia yang populer melalui ceramah-ceramahnya di televisi. Julukannya adalah "Da'i Sejuta Umat" karena dakwahnya yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Bintang Reformasi, kemudian digantikan oleh Bursah Zarnubi.



Seiring pergantian tersebut, terjadilan friksi di dalam partai. Zainuddin yang pernah aktif di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kemudian dikabarkan kembali ke Partai berlambang Ka'bah itu atas tawaran Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PPP Suryadharma Ali. Zainuddin menempuh pendidikan tinggi di IAIN Syarif Hidayatullah dan berhasil mendapatkan gelar doktor honoris causa dari Universitas Kebangsaan Malaysia.

Zainuddin merupakan anak tunggal buah cinta pasangan Turmudzi dan Zainabun dari keluarga Betawi asli. Sejak kecil memang sudah nampak mahir berpidato. Udin -nama panggilan keluarganya- suka naik ke atas meja untuk berpidato di depan tamu yang berkunjung ke rumah kakeknya. ‘Kenakalan’ berpidatonya itu tersalurkan ketika mulai masuk Madrasah Tsanawiyah hingga tamat Madrasah Aliyah di Darul Ma’arif, Jakarta. Di sekolah ini ia belajar pidato dalam forum Ta’limul Muhadharah (belajar berpidato). Kebiasaannya membanyol dan mendongeng terus berkembang. Setiap kali tampil, ia memukau teman-temannya. Kemampuannya itu terus terasah, berbarengan permintaan ceramah yang terus mengalir.

Karena ceramahnya sering dihadiri puluhan ribu ummat, maka tak salah kalau pers menjulukinya ‘Da'i Sejuta Umat’. Suami Hj. Kholilah ini semakin dikenal masyarakat ketika ceramahnya mulai memasuki dunia rekaman. Kasetnya beredar bukan saja di seluruh pelosok Nusantara, tapi juga ke beberapa negara Asia. Sejak itu, da’i yang punya hobi mendengarkan lagu-lagu dangdut ini mulai dilirik oleh beberapa stasiun televisi. Bahkan dikontrak oleh sebuah biro perjalanan haji yang bekerjasama dengan televisi swasta bersafari bersama artis ke berbagai daerah yang disebut "Nada dan Dakwah".


Kepiawaian ceramahnya sempat mengantarkan Zainuddin ke dunia politik. Pada tahun 1977-1982 ia bergabung dengan partai berlambang Ka’bah (PPP). Jabatannya pun bertambah, selain da’i juga sebagai politikus. Selain itu, keterlibatannya dalam PPP tidak bisa dilepaskan dari guru ngajinya, KH Idham Chalid. Sebab, gurunya yang pernah jadi ketua umum PBNU itu salah seorang deklarator PPP. Dia mengaku lama nyantri di Ponpes Idham Khalid yang berada di bilangan Cipete, yang belakangan identik sebagai kubu dalam NU.

Sebelum masuk DPP, dia sudah menjadi pengurus aktif PPP, yakni menjadi anggota dewan penasihat DPW DKI Jakarta. Lebih jauh lagi, berkat kelihaiannya mengomunikasikan ajaran agama dengan gaya tutur yang luwes, sederhana, dan dibumbui humor segar, partai yang merupakan fusi beberapa partai Islam itu jauh-jauh hari (sejak Pemilu 1977) sudah memanfaatkannya sebagai vote-getter. Bersama Raja Dangdut Rhoma Irama, Zainuddin berkeliling berbagai wilayah mengampanyekan partai yang saat itu bergambar Ka’bah -sebelum berganti gambar bintang. Hasil yang diperoleh sangat signifikan dan memengaruhi dominasi Golkar. Tak ayal, kondisi itu membuat penguasa Orde Baru waswas. Totalitas Zainuddin untuk PPP bisa dirunut dari latar belakangnya. Pertama, secara kultural dia warga nahdliyin, atau menjadi bagian dari keluarga besar NU. Dengan posisinya tersebut, dia ingin memperjuangkan NU yang saat itu menjadi bagian dari fusi PPP yang dipaksakan Orde Baru pada 5 Januari 1971. Untuk diketahui, ormas lain yang menjadi bagian fusi itu, antara lain, Muslimin Indonesia (MI), Perti, dan PSII.

Selain itu, keterlibatannya dalam PPP tidak bisa dilepaskan dari guru ngajinya, KH Idham Chalid. Sebab, gurunya yang pernah jadi ketua umum PB NU itu salah seorang deklarator PPP. Pada 20 Januari 2002 K.H. Zainudiin M.Z. bersama rekan-rekannya mendeklarasikan PPP Reformasi yang kemudian berubah nama menjadi Partai Bintang Reformasi dalam Muktamar Luar Biasa pada 8-9 April 2003 di Jakarta. Ia juga secara resmi ditetapkan sebagai calon presiden oleh partai ini. Zainuddin MZ menjabat sebagai Ketua umum PBR sampai tahun 2006.

Zainuddin kembali fokus untuk menebarkan dakwah dan kembali berada ditengah-tengah umat.

Biografi KH Zainuddin MZ sumber http://id.wikipedia.org/

Sabtu, 17 Maret 2012

Tips Aplikasi Im-Ku, Cara Aktifasi Aplikasi Im-Ku

By Unknown | At 12.30.00 | Label : | 0 Comments
Salamu'alaikum Sahabat Mc,,Apakah Sahabat Mc tau dengan aplikasi Ini? Wah Aneh sekali jika sahabat Mc tidak mengetahui hehe jika belum tau ayo buruan cari tau apa sih kelebihan aplikasi chat buatan asli indonesia ini?bagi sahabat Mc yang sudah tau Mungkin Tidak perlu di terangkan lagi mengenai aplikasi chat ini,selain aplikasi ini asli buatan anak bangsa aplikasi ini tak kalah menarik dengan aplikasi sejenisnya dan menurut Mc bahkan sangat bagus sekali baik tampilanya dan gambar avatarnya pun sangat lucu-lucu hehe sahabat Mc rugi lho kalau tidak mencoba tips bagi sahabat Mc yang ingin menggunakan aplikasi ini untuk saat ini gunakanlah kartu axis untuk proses registrasi nya ga tau kenapa kalau pakai kartu lain tidak mendukung.aplikasi ini memang harus memakai nomor kita sebagai akun aktifasi nya dan sangat mudah tidak ribet menggunakanya dan tidak memakai yang namanya kata kunci segala jadi buruan di coba download ( klik )dan selamat ber chat ria,,mari persatukan anak bangsa mari saling kenal,Dengan baik mengingat begitu luasnya nusantara ini tentu saja tingkah kelakuan sebagian dari sahabat Mc kurang di senangi barangkali di chat room mari perbaiki, jangan sara jangan caci maki,jangan saling menyudutkan sesama,mari hormati,tata krama dalam kata/ucapan itu sangatlah utama,kita pantas maju.........??? maka bersatu kunci nya''Salam Dari Mc

Penemuan-Penemuan Ilmuwan Muslim Yang Mengubah Peradaban Dunia

By Unknown | At 10.06.00 | Label : | 0 Comments



Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa beberapa penemuan yang mengubah peradaban dunia berasal dari para ilmuwan muslim.Para ilmuwan ini mempunyai kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan  merupakan temuan awal sebelum dikembangkan oleh ilmuwan Barat lainnya.Penemuan-penemuan ilmuwan muslim ini sempat terlupakan oleh masyarakat dunia.Untuk itu sebuah Yayasan Sains, Teknologi dan Peradaban (The Foundation for Science Technology and Civilisation (FSTC) yang berpusat di London Mengadakan pameran untuk memperlihatkan dan menegaskan kepada publik tentang kontribusi peradaban non-barat yang sudah ada 1000 tahun yang lampau.
Apa saja penemuan-penemuan itu?
1. Operasi Bedah
Sekitar tahun 1000, seorang dokter Al Zahrawi mempublikasikan 1500 halaman ensiklopedia berilustrasi tentang operasi bedah yang digunakan di Eropa sebagai referensi medis selama lebih dari 500 tahun. Diantara banyak penemu, Zahrawi yang menggunakan larutan usus kucing menjadi benang jahitan, sebelum menangani operasi kedua untuk memindahkan jahitan pada luka. Dia juga yang dilaporkan melakukan operasi caesar dan menciptakan sepasang alat jepit pembedahan.
2. Kopi
Saat ini warga dunia meminum sajian khas tersebut tetapi, kopi pertama kali dibuat di Yaman pada sekitar abad ke-9. Pada awalnya kopi membantu kaum sufi tetap terjaga ibadah larut malam. Kemudian dibawa ke Kairo oleh sekelompok pelajat yang kemudian kopi disukai oleh seluruh kerajaan. Pada abad ke-13 kopi menyeberang ke Turki, tetapi baru pada abad ke-16 ketika kacang mulai direbus di Eropa, kopi dibawa ke Italia oleh pedagang Venesia.
3. Mesin Terbang
Abbas ibn Firnas adalah orang pertama yang mencoba membuat konstruksi sebuah pesawat terbang dan menerbangkannya. Di abad ke-9 dia mendesain sebuah perangkat sayap dan secara khusus membentuk layaknya kostum burung. Dalam percobaannya yang terkenal di Cordoba Spanyol, Firnas terbang tinggi untuk beberapa saat sebelum kemudian jatuh ke tanah dan mematahkan tulang belakangnya. Desain yang dibuatnya secara tidak terduga menjadi inspirasi bagi seniman Italia Leonardo da Vinci ratusan tahun kemudian.
4. Universitas
Pada tahun 859 seorang putri muda bernama Fatima al-Firhi mendirikan sebuah universitas tingkat pertama di Fez Maroko. Saudara perempuannya Miriam mendirikan masjid indah secara bersamaan menjadi masjid dan universitas al-Qarawiyyin dan terus beroperasi selama 1.200 tahun kemudian. Hassani mengatakan dia berharap orang akan ingat bahwa belajar adalah inti utama tradisi Islam dan cerita tentang al-Firhi bersaudara akan menginspirasi wanita muslim di mana pun di dunia.
5. Aljabar
Kata aljabar berasal dari judul kitab matematikawan terkenal Persia abad ke-9 ‘Kitab al-Jabr Wal-Mugabala’, yang diterjemahkan ke dalam buku ‘The Book of Reasoning and Balancing’. Membangun akar sistem Yunani dan Hindu, aljabar adalah sistem pemersatu untuk nomor rasional, nomor tidak rasional dan gelombang magnitudo. Matematikawan lainnya Al-Khwarizmi juga yang pertama kali memperkenalkan konsep angka menjadi bilangan yang bisa menjadi kekuatan.
6. Optik
“Banyak kemajuan penting dalam studi optik datang dari dunia muslm,” ujar Hassani. Diantara tahun 1.000 Ibn al-Haitham membuktikan bahwa manusia melihat obyek dari refleksi cahaya dan masuk ke mata, mengacuhkan teori Euclid dan Ptolemy bahwa cahaya dihasilkan dari dalam mata sendiri. Fisikawan hebat muslim lainnya juga menemukan fenomena pengukuran kamera di mana dijelaskan bagaimana mata gambar dapat terlihat dengan koneksi antara optik dan otak.
7. Musik
Musisi muslim memiliki dampak signifikan di Eropa. Di antara banyak instrumen yang hadir ke Eropa melalui timur tengah adalah lute dan rahab, nenek moyang biola. Skala notasi musik modern juga dikatakan berasal dari alfabet Arab.
8. Sikat Gigi
Menurut Hassani, Nabi Muhammad SAW mempopulerkan penggunaan sikat gigi pertama kali pada tahun 600. Menggunakan ranting pohon Miswak, untuk membersihkan gigi dan menyegarkan napas. Substansi kandungan di dalam Miswak juga digunakan dalam pasta gigi modern.
9. Engkol
Banyak dasar sistem otomatis modern pertama kali berasal dari dunia muslim, termasuk pemutar yang menghubungkan sistem. Dengan mengkonversi gerakan memutar dengan gerakan lurus, pemutar memungkinankan obyek berat terangkat relatif lebih mudah. Teknologi tersebut ditemukan oleh Al-jazari pada abad ke-12, kemudian digunakan dalam penggunaan sepeda hingga kini.

Al-Idris Ilmuwan Pencipta Bola Bumi

By Unknown | At 09.30.00 | Label : | 0 Comments

Palermo, Sicilia 1138 M. Sebuah pertemuan istimewa antara seorang raja Kristen dengan seorang ilmuwan Muslim berlangsung di istana kerajaan Sicilia. Dalam suasana penuh keakraban, Raja Roger II - penguasa Sicilia secara khusus menyambut kedatangan tamu Muslim kehormatannya itu dengan ‘karpet merah’.
 
Sang ilmuwan Muslim itu pun dipersilakan untuk duduk di tempat kehormatan. Keduanya lalu berbincang dalam sebuah pertemuan yang boleh dibilang tak lazim itu. Betapa tidak, di saat umat Islam berjihad melawan tentara Perang Salib di Yerusalem, dua peradaban yang berseberangan justru duduk berdampingan dengan penuh keharmonisan di Sicilia bekas wilayah kekuasaan Islam. Ilmuwan Muslim yang mendapat undangan kehormatan dari Raja Roger II itu bernama Al-Idrisi. Dia adalah geografer dan kartografer (pembuat peta) termasyhur di abad ke-12 M. Kepopuleran Al-Idrisi dalam dua bidang ilmu sosial itu telah membuat sang raja yang beragama Nasrani itu kepincut. Apalagi, Raja Roger II sangat tertarik dengan studi geografi.
 
Raja Roger II mengundang Al-Idrisi ke istananya yang megah agar dibuatkan peta oleh sang ilmuwan Muslim. Pada era itu, belum ada ahli geografi dan kartografi Kristen Eropa yang mumpuni untuk membuat sebuah peta dunia secara akurat. ‘’Saat itu, para ahli geografi dan kartografi Barat masih menggunakan pendekatan simbolis dan fantasi,’‘ ungkap Frances Carney Gie dalam tulisannya berjudul Al-Idrisi And Roger’s Book.
 
Alih-alih menggunakan pendekatan ilmiah seperti yang dilakukan para ilmuwan Muslim, para sarja na Barat ternyata masih bertumpu pada hal-hal mistis dan tradisional dalam membuat peta. Sehingga, tak ada jalan lain bagi Raja Roger II untuk memenuhi ambisinya membuat sebuah peta dunia yang akurat. Ia pun harus berbesar hati meminta bantuan kepada ilmuwan Islam.
 
Dalam pertemuan bersejarah itu, Raja Roger II dan Al- Idrisi pun bersepakat untuk mem buat peta dunia perta ma yang akurat. Proyek besar itu pun dirancang. Al-Id ris dan Raja Roger II bersepakat proyek pembuatan peta dunia itu akan diselesaikan dalam tem po 15 tahun. Guna mewujud kan ambisinya, didirikanlah akademi geografer yang dipimpin Raja Roger II dan Al-Idrisi.
 
Megaproyek pembuatan peta dunia itu melibatkan 12 sarjana, sebanyak 10 orang di antaranya adalah ilmuwan Muslim. Adalah berkah tersen diri bagi Al-Idrisi bisa mengerjakan pembuatan peta itu di kota Palermo. Sebab, di kota itulah para navigator dari berbagai wilayah seperti Mediterania, Atlantik dan perairan utara kerap bertemu. Al-Idrisi menggali informasi dari setiap navigator yang tengah beristirahat di Palermo.
 
Ia bersama timnya mewawancarai dan menggali pengalaman para navigator. Penjelasan dari seorang navigator akan dikonfrontir kepada navigator lainnya. Hasil kajiannya itu lalu dirumuskan. Selama bertahun-tahun, Al-Idrisi menyaring fakta-fakta yang berhasil dikumpulkannya. Ia hanya menggunakan keterangan dan penjelasan yang paling jelas sebagai acuan membuat peta. Menjelang tenggat waktu yang ditetapkan, peta yang diinginkan Raja Roger II pun akhirnya selesai dibuat, tepat pada tahun 1154 M.
 
‘’Saat raja tak lagi ambil bagian secara aktif, saya selesaikan peta ini,papar Al- Idrisi dalam pengantar kitab Nuzhat Al- Mustaq fi Ikhtirak Al-Afaq yang ditulisnya. Sebagai seorang geografer yang meyakini bahwa bumi itu berbentuk bulat, Al-Idrisi secara gemilang membuat peta bola bumi alias globe dari perak. Bola bumi yang diciptakannya itu memiliki berat sekitar 400 kilogram.
 
Dalam globe itu, Al-Idrisi menggambarkan enam benua dengan dilengkapi jalur perdagangan, danau, sungai, kota-kota utama, daratan serta gunung-gunung. Tak cuma itu, globe yang dibuatnya itu juga sudah memuat informasi mengenai jarak, panjang dan tinggi secara tepat. Guna melengkapi bola bumi yang dirancangnya, Al-Idrisi pun menulis buku berjudul Al- Kitab al- Rujari atau Buku Roger yang didedikasikan untuk sang raja.
 
Selain menulis Buku Roger, Al-Idrisi pun sempat merampungkan penulisan kitab Nuzhat al-Mushtaq fi Ikhtiraq al- Afaq. Ini adalah ensiklopedia geografi yang berisi peta serta informasi mengenai negara-negara di Eropa, Afrika dan Asia secara rinci. Setelah itu, dia juga menyusun sebuah ensiklopedia yang lebih komprehensif bertajuk: Rawd-Unnas wa- Nuzhat al-Nafs.
 
Selama mendedikasikan dirinya di Sicilia - sebuah provinsi atonom yang berada di Selatan Italia - Al-Idrisi telah membuat hampir 70 peta daerah yang sebelumnya tak tercatat dalam peta. Al-Idrisi terbilang amat fenomenal. Dua abad sebelum Marco Polo menjelajahi samudera, dia sudah memasukkan seluruh benua seperti Eropa, Asia, Afrika, dan utara Equa dor ke dalam peta yang diciptakannya.
 
Lalu siapa Al-Idrisi sebenarnya? Sejatinya, ilmuwan kesohor itu bernama lengkap Abu Abdullah Muhammad Ibnu Al-Idrisi Ash- Sharif. Selain dikenal sebagai seorang kartografer dan geografer, ilmuwan kelahiran Ceuta, Maroko, Afrika Utara pada tahun 1100 M. Dia dikenal juga dengan nama singkat Al-Sharif Al- Idrisi Al-Qurtubi. Orang Barat memanggilnya dengan sebutan Edrisi atau Dreses.
 
Al-Idrisi merupakan ilmuwan Muslim yang mendapatkan pendidikan di kota Cordoba, Spanyol. Sejak muda, dia sudah tertarik dengan studi geografi. Laiknya geografer kebanyakan, Al-Idrisi juga sempat menjelajahi banyak tempat yang jaraknya terbilang jauh meliputi Eropa dan Afrika Utara. Dia sembat mengembara ke Prancis, Spanyol, Portugal, Inggris dan negeri lainnya di belahan benua Eropa.
 
Dia melakukan pengembaraan untuk mengumpulkan data-data tentang geografi. Pada masa itu, para geografer Muslim sudah mampu mengukur permukaan bumi serta akurat serta peta seluruh dunia. Sebagai ilmuwan yang cerdas, Al-Idrisi, mengkombinasikan pengetahuan yang diperolehnya dengan hasil penemuannya. Itulah yang membuat pengetahuannya terhadap seluruh bagian dunia sangat komprehensif.
 
Pengetahuannya yang luas tentang geografi dan kartografi membuatnya dikenal dunia. Para navigator laut dan ahli strategi militer pun begitu tertarik dan menaruh perhatian terhadap pemikiran Al-Idrisi. Dibandingkan geografer Muslim lainnya, figur dan hasil karya Al- Idrisi lebih kesohor di benua Eropa. Al- Idrisi meninggal pada tahun 1160 M di Sicilia. 
 
 
Al-Idrisi dan Zoologi
 
Selain dikenal sebagai geografer dan kartografer, Al-Idrisi juga turut memberi sumbangan bagi pengembangan studi zoologi dan botani. Kontribusinya yang terbilang penting bagi pengembangan ilmu hayat itu dituliskannya dalam beberapa buku. Ia begitu intens mengkaji ilmu pengobatan dengan tumbuh- tumbuhan.
 
Tak heran, jika ilmu Botani berkembang pesat di Cordoba, Spanyol - tempat Al-Idrisi menimba ilmu. Salah satu buku botaninya yang paling terkenal berjudul Kitab al-Jami-li-Sifat Ashtat al-Nabatat. Dalam kitab itu, Al-Idrisi mengulas dan menggabungkan semua literatur dari berbagai topik tentang botani yang khusus mengkaji pengobatan tumbuh-tumbuhan.
 
Al-Idrisi pun mulai mengelompokkan nama-nama tanaman obat dalam beberapa bahasa termasuk Berber, Suriah, Persia, India, Yunani, dan Latin. Bukubuku yang ditulisnya begitu berpengaruh bagi para sarjana dan Ilmuwan di Eropa. Sicilia - tempat Al- Idrisi mendedikasikan diri untuk pengembangan ilmu pengetahuan diyakini sebagai gerbang transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai Islam kepada peradaban Barat.
 
Saat dia diundang Raja Roger II ke istana Palermo, minat dan keingintahuan Barat terhadap ilmu pengetahuan yang dikuasai peradaban Islam sedang membuncah. Seperti halnya umat Islam di abad ke-8 M yang melakukan transfer pengetahuan dari peradaban sebelumnya, sarjana Barat pun banyak yang menerjemahkan buku- buku Al-Idrisi.
 
Baik itu buku tentang geografi, kartografi, zoologi dan botani yang ditulisnya diterjemahkan para sarjana Barat ke dalam bahasa Latin. Malah, salah satu buku yang ditulisnya dialihbahasakan dan dipublikasikan di Roma pada tahun 1619 M. Sayangnya, ada sarjana Barat berupaya menutupi keberhasilan Al- Idrisi dengan cara tak mencantumkan namanya dalam buku yang diterjemahkan di Eropa.
 
 
Pengakuan Dunia pada Sang Ilmuwan
 
Sosok Al-Idrisi di benua Eropa memang tergolong sangat fenomenal. Selama berabad-abad, peta yang dibuatnya telah digunakan peradaban Barat. Maklum, pada masa itu belum ada sarjana Barat yang mampu membuat peta dunia yang akurat. Peta yang diciptakan Al-Idrisi itu pun digunakan para penjelajah Barat untuk berkeliling dunia.
 
Tanpa peta Al-Idrisi, boleh jadi Chistopher Columbus tak bisa menginjakkan kakinya di benua Amerika. Menurut Dr A Zahoor dalam tulisannya berjudul Al-Idrisi, saat melakukan ekspedisi mengelilingi dunia, Columbus menggunakan peta yang dibuat Al- Idrisi. Inilah salah salah satu fakta lainnya yang dapat mematahkan klaim Barat bahwa Columbus merupakan penemu benua Amerika yang pertama.
 
Ilmuwan Barat bernama Scott mengakui kehebatan dan kepiawaian Al-Idrisi dalam merancang dan membuat peta dunia yang begitu akurat. Menurut Scott, selama tiga abad lamanya peta yang dibuat Al-Idrisi dijiplak para geografer tanpa mengubahnya sedikit pun. Itu membuktikan betapa para geografer Barat begitu mengagumi dan mengakui kapasitas keilmuwan Al- Idrisi.
 
‘’Kompilasi yang disusun Al-Idrisi menandai sebuah era dalam sejarah sains. Tak hanya informasi historisnya saja yang sangat bernilai dan memikat, namun penjelasannya tentang beberapa bagian dunia masih berlaku,’‘ papar Scott mengakui karya yang telah disumbangkan Al-Idrisi. Atas pencapaianya dalam membuat peta dunia yang begitu akurat, Al-Idrisi mendapat hadiah dari Raja Roger berupa ratusan ribu keping perak serta sebuah kapal yang penuh dengan barang cenderamata. 
 
(source : www.republika.co.id)Penulis : heri ruslan

Rabu, 14 Maret 2012

Ukiran Champa di Dinding Rumah Gadang

By Unknown | At 06.35.00 | Label : | 0 Comments

Pahatan di Candi Myson
Jadi sampai saat ini saya sudah menginventarisir 4 keterkaitan antara Negeri Champa dengan Minangkabau, yaitu:
  • Sistem Konfederasi Kota yang mirip dengan Nagari di Minangkabau atau Mini Republik di Yunani Kuno dan Gandhara.
  • Sistem Matrilineal yang masih diamalkan oleh masyarakat Minangkabau sampai saat ini.
  • Simbol Harimau Campa yang juga menjadi simbol budaya pada masyarakat Champa
  • Motif Ukiran dan Pahatan yang mirip dengan Ukiran Minangkabau.
Belum termasuk soal Hikayat Suku Jambak yang memang belum jelas sumbernya dan kesamaan nama Kerajaan Inderapura dengan nama ibukota Champa di puncak kejayaannya.
Motif Kuciang Lalok jo Saik Galamai
Jika kita membuang unsur siku-siku saik galamai dalam motif ukiran di bawah, maka akan ditemukan kemiripan unsur dengan pahatan pada candi myson yang ada di Champa. Unsur bunga segi empat ini disebut bungo cino dalam ukiran Minangkabau.

Potongan Ukiran di Myson

Motif Kuciang Lalok jo Saik Galamai

Saik Galamai
Ukia ragam kuciang lalok
Salo manyalo saik galamai
Latak di pucuak dindiang hari
Disingok di ujuang paran
Parannyo ulua mangulampai
Asanyo di Gudam Balai janggo
Di dalam Koto Pagaruyuang
Ukiran Rajo Tigo Selo

Motif Sikumbang Manih dengan unsur yang sama
Motif Sulur-sulur Tanaman Rambat
Ragam motif ini sangat banyak ditemukan pada ukiran Minangkabau, dari sederhana sampai kompleks, salah satunya adalah motif Lumuik Hanyuik yang legendaris itu. Di Champa motif ini dipahat pada pilar-pilar utama candi. Klik gambar candi untuk melihat detail.

Pahatan di Pilar Candi Myson

Motif Ukiran Lumuik Hanyuik
Candi Myson

Komplek Candi Myson

Pilar Pilar di Candi Myson dengan Ukiran Tanaman Rambat
Klik di sini untuk melihat detail ukiran pada pilar-pilar di atas.
Sumber:

Jumat, 09 Maret 2012

Pemandangan Indah di Pesisir Selatan (Sumbar)

By Unknown | At 07.24.00 | Label : , | 0 Comments

Mahkota Cahaya : Pemandangan Indah Di Pesisir Selatan


Salamu'alaikum Sahabat mc kali ini Mc akan Lebih banyak memposting tentang hal daerah di sekitar kita,Inilah daerah kampung halaman Admin, semoga saja sahabat mc tertarik untuk menyimak barang sesaat  langsung saja ini dia  yang Menarik di kabupaten pesisir selatan/sumbar, lumayan jauh sih dari kampung halaman Mc.


                                                            Pantai Carocok Painan
                                                        '' Pulau Cubadak Dari kajauhan''
                                               ''Pulau Cubadak yang elok lagi nyaman lho disini''.


Jembatan ini disebut jembatan akar karena terbuat dari dua akar pohon dalam bentuk kecil di atas sungai alam. Jembatan ini terletak 70 km selatan Padang
Jembatan ini adalah berjalan kaki dari pantai di arah setelah melewati teluk bayur Painan, perjalanan, memutar beberapa bukit dan turun ke pantai lagi setelah belokan sungai. Di jalan panjang dan jembatan penyeberangan di tengah warga untuk menyeberangi sungai, sungguh mengesankan.
Selain itu, yang unik lain adalah bertambah kuatnya jembatan seiring dengan bertambahnya usia jembatan. Hal ini berbeda dengan hari-hari biasa jembatan akan semakin rentan. Dengan panjang 25 meter, jembatan akar lebih panjang dari jembatan akar di Badui, Jawa Barat dan jembatan akar yang ada di Jepang. Jembatan Akar diperkirakan memiliki sekitar 100 tahun.
Jembatan ini dibangun dengan merangkai akar dari dua jenis pohon, yang masing-masing tumbuh di kedua sisi sungai. Kubang pohon jenis pohon (ficus sp) yang biasanya tumbuh di sekitar akar sungai di mana jembatan tersebut dibangun. Yang mengatakan, jembatan itu dirancang oleh seorang sarjana bernama Pakih Sokan.
Pembangunan jembatan sebagai bagian dari upaya untuk menghubungkan dua desa yang dipisahkan oleh sungai. Pembangunan jembatan dimulai pada tahun 1890 dan dapat digunakan oleh penduduk setempat pada tahun 1916. Dengan kata lain, merajut akar menjadi jembatan ini membutuhkan waktu kurang dari 26 tahun. (Lihat Juga Jembatan Akar di India) Sightseein, semoga ini membantu untuk lebih mengenal negeri sendiri.''






Painan

PAINAN - Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten dalam wilayah propinsi Sumatra Barat. Daerahnya membujur dari barat laut ke tenggara. Pesisir Selatan terkenal dengan keindahan alamnya, selain pantainya yang membujur di sebelah barat. Di pesisir dipenuhi pula bukit terjal serta hutan menghijau di sebelah timurnya.
Salah satu pemandangan alamnya yang sangat mempesona adalah Bukit Langkisau Painan. Painan adalah ibukota Kabupaten Pesisir Selatan, terletak di pinggir pantai Samudera Indonesia.
Langkisau adalah nama sebuah bukit yang terletak di sebelah utara Kota Painan, ibu kabupaten Pesisir Selatan. Jaraknya dari Kota Padang, sekitar 75 Km atau dengan jarak tempuh lebih kurang dua jam naik kendaraan.
Bukit tersebut bagaikan sebuah dinding yang membatasi Painan dengan tetangganya, Salido, di sebelah utaranya. Bukit tersebut menghadap ke Samudra Indonesia.
Dari ketinggian puncak Langkisau Anda bebas memandang ke semua arah penjuru angin. Ke arah tenggaranya Anda akan menyaksikan Painan dengan bangunannya yang tersusun rapi seperti menyaksikan dari atas pesawat yang mau landing.
Ke arah utaranya Anda dapat menyaksikan negeri Salido dengan pantainya yang landai berhias pasir putih dan hamparan pesawahan serta bebukitan di sebelah timur negeri itu. Ke arah baratnya Anda dapat menyaksikan keindahan laut Painan dengan Pantai Carocok serta gugusan pulau yang indah mempesona serta perahu nelayan yang sibuk mengais rezeki baik siang maupun malam harinya. Sedangkan ke arah selatan Anda akan menyaksikan jalan-jalan berliku menelusuri bebukitan hijau yang menghadap ke laut lepas. Jalan tersebut adalah satu-satunya akses menuju ke kawasan selatan daerah Pesisir yang cukup panjang itu.
Di Bukit Langkisau juga terdapat beberapa vila yang menghadap ke laut yang menambah indah nya bukit Painan itu. Di puncak yang paling atas terdapat hamparan yang digunakan untuk olah raga paralayang. Para atlet paralayang itu biasanya start dari puncak Langkisau dan finishnya di pantai. Setelah melayang-layang beberapa menit di atas laut pantai si "anak Salido" itu.
Berwisata ke Painan rasanya kurang lengkap jika Anda tidak mampir di Pantai Carocok. Untuk menuju Carocok Anda dapat lakukan sebelum atau sesudah naik ke bukit Langkisau. Jika Anda masuk dari depan tugu Ilyas Ya'kub, Pahlawan Perintis Kemerdekaan asal Pesisir Selatan, sebelum naik ke Bukit Langkisau (ke kanan), jika diteruskan ke kiri, maka Anda akan sampai di Pantai Carocok nan indah itu.
Menjelang pulang meniggalkan Painan Anda akan melewati tanjakan kecil di kawasan Bukit Putus. Bila musim durian tiba Anda akan dapat membeli dan menikmati buah durian Bukit Putus yang terkenal lezat dan kamek itu.
Setelah meninggalkan Painan menuju arah ke Padang, sekitar 3 KM dari terminal Sago, Anda juga akan melewati Selayang Pandang, sebuah panorama alam yang menghadap ke Samudera Indonesia.
Dari sana Anda juga akan menyaksikan gugusan pulau-pulau yang berdiri kokoh di tengah laut serta jajaran bukit barisan yang menghijau ke arah selatannya, seakan-akan mendidingi laut Pesisir itu.
Silahkan mengisi masa liburan Anda berwisata ke Pesisir Selatan. Untuk menghabiskan waktu hanya satu hari Anda sudah dapat mengunjungi lima objek wisata sekaligus (5 in 1). Yakni Jambatan Aka, Bayang Sani, Selayang Pandang, Bukit Langkisau dan Pantai Carocok.
Nah jika Anda menggunakan masa liburan bersama keluarga dan anak-anak, perhatikanlah pesan-pesan berikut:  nih ada pantun nya tapi berbahasa daerah lho"Langkisau bukit Painan, Salido batambang ameh, Hati risau baoklah bajalan, Nak ilang galau jo cameh". Nak dua pantun sairiang, "Baralek urang di Painan, Rang Bayang pai ka Lumpo, Nak salamaek tuan di jalan, Sumbayang jan sampai lupo".
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. MAHKOTA CAHAYA - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Blog Bamz